JAKARTA .Cakrawala News.pro. Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat,M.Ag. menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor di Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Sabtu (04/07) di Gedung IASTH Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat.

Sidang promosi doktor atas nama Estiarty Haryani, S.Pt., M.T., Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Hubungan Antar Lembaga. Ia dinyatakan lulus dengan predikat _cum laude_ setelah mempresentasikan disertasi tentang industri kelapa sawit berkelanjutan.
Dalam acara tersebut hadir juga perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, para akademisi UI, Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi, Sekda Tanjab Barat, Kadisnaker Tanjab Barat, serta Kabag Prokofim Setda Tanjab Barat.
Kegiatan berlangsung di Gedung IASTH, Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat.Sabtu, 4 Juli 2026.
Penelitian dengan judul “Strategi Keberlanjutan Implementasi Green Produk activity Industri Kelapa Sawit (Studi pada PT X di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi)”_ ini penting karena mengintegrasikan peningkatan produktivitas industri sawit dengan perlindungan lingkungan. Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipilih sebagai lokasi studi karena merupakan salah satu sentra perkebunan sawit di Provinsi Jambi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi industri berkelanjutan. Hasil riset diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan akademisi.
“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Estiarty Haryani atas keberhasilannya meraih gelar doktor di Universitas Indonesia. Kami bangga karena Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi bagian dari penelitian yang memiliki nilai strategis bagi pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan. Semoga hasil disertasi ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan sektor perkebunan yang semakin produktif, berdaya saing, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap mendukung serta membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi,” ujar Bupati.
Pemkab Tanjab Barat akan menjadikan hasil penelitian ini sebagai salah satu rujukan dalam penyusunan kebijakan daerah yang berorientasi pada pembangunan keberlanjutan.






